BroTechno - ID
Siswa kelas 9 Merjean Mapa memegang ponselnya sambil berdiri di pintu masuk rumah mereka di daerah pemukim informal di Malabon City, pinggiran kota Manila, Filipina. Foto: JAM STA ROSA/AFP
Setahun pandemi virus corona membuat Filipina lockdown selama berbulan-bulan termasuk sekolah, ruang kelas di seluruh negeri tetap kosong dan anak-anak masih terjebak di rumah.
Meskipun pembelajaran online menjadi solusi, banyak anak-anak tidak memiliki gadget dan internet di rumahnya, sehingga menyulitkan mereka melakukan pembelajaran di masa pandemi.
Anak-anak bermain di sepanjang gang di daerah pemukim informal di Malabon City, pinggiran kota Manila, Filipina. Foto: JAM STA ROSA/AFPGuru terdaftar mengenakan masker wajah dan pelindung terhadap COVID-19, melakukan telekonferensi dengan siswa yang melakukan pembelajaran secara online. Foto: Ted ALJIBE / AFP
Khawatir anak-anak muda dapat tertular virus dan menginfeksi kerabat lansia, Presiden Filipina Rodrigo Duterte menolak untuk mencabut pembatasan sampai vaksinasi tersebar luas.
Orang tua mengumpulkan materi pembelajaran untuk anak-anak mereka di sekolah umum di Quezon City, pinggiran kota Manila, Filipina. Foto: Ted ALJIBE / AFPGuru di Filipina Kristhean Navales memimpin kelas online dengan ponselnya di rumahnya di Quezon City, pinggiran kota Manila, Filipina. Foto: Ted ALJIBE / AFPSiswa kelas 10 Maria Fe Morallos mengerjakan tugas sekolahnya di dalam rumahnya di daerah pemukim informal di Malabon City, pinggiran kota Manila, Filipina. Foto: JAM STA ROSA/AFP