Hubungan yang panas antara Apple dan Facebook kini mendapatkan sudut pandang baru setelah diungkap oleh bos WhatsApp, Will Cathcart. Sebelumnya, Apple memandang platform Facebook sebagai salah satu musuh terbesarnya.
Head of WhatsApp, Will Cathcart, melontarkan kritikan pedas untuk Apple dalam wawancaranya yang diselenggarakan di Big Technology Podcast. Ketika Cathcart menerima pertanyaan terkait apakah Apple melihat Facebook sebagai salah satu musuh terbesarnya. Ia menjawab cukup berani.
Menurut Cathcart, Apple ingin semua orang menggunakan iPhone, dan jika mereka beralih menggunakan WhatsApp yang dimiliki oleh Facebook, berarti pengguna akan lebih mudah beralih ke Android.
"Saya berasumsi bahwa Apple berkepentingan agar semua orang menggunakan iPhone, tentu saja. Dan Anda melihat tempat seperti di Amerika Serikat, kebanyakan orang memiliki iPhone dan pengalaman pengiriman pesan bekerja lebih baik di iMessage, jika semua orang memiliki iPhone," katanya dikutip Gadget Now.
Lebih lanjut, Cathcart mengatakan ia adalah seorang penguna Android dan iPad. Meski begitu ia pun juga pernah memakai iPhone selama tahun-tahun, namun kembali memilih menjadi pengguna sistem operasi buatan Google tersebut.
"Saya menggunakan Android karena jika Anda melihat basis pengguna WhatsApp, kami kebanyakan Android. Saya juga menggunakan iPad, saya telah memakai iPhone selama bertahun-tahun, tetapi saya benar-benar ingin menggunakan produk dengan cara yang paling banyak orang gunakan," terangnya.
WhatsApp vs iMessage
Cathcart juga mengomentari persaingan antara WhatsApp dan iMessage yang diklaim Apple lebih aman dan menjaga privasi pengguna. Menurutnya Apple berbuat curang karena tidak memperlihatkan label keamanan privasi pengguna pada aplikasi iMessage, berbeda dengan WhatsApp.
"Terlepas dari tujuan label tersebut, kami bersaing dengan iMessage dari Apple. Kami bersaing di AS, di mana lebih banyak orang menggunakan iMessage daripada menggunakan WhatsApp. Kami juga bersaing di banyak tempat di seluruh dunia. Anda tidak melihat label untuk iMessage saat mengunduhnya karena Anda tidak men-download, melainkan ada di ponsel. Jadi, kami mengkritiknya," tegasnya.
Menurut label privasi baru yang diluncurkan oleh Apple awal tahun 2021 ini, WhatsApp dan Facebook Messenger mengumpulkan lebih banyak data dibandingkan dengan aplikasi perpesanan top lainnya. Aplikasi Facebook Messenger dilaporkan memiliki 65 label privasi yang mengambil data pengguna, sedangkan WhatsApp hanya 16.
Apple dan Facebook saling tuding satu sama lain soal perkaranya privasi pengguna dan iklan. Penyebab tensi panas kedua perusahaan dimulai sejak bulan September 2020.
Read more